TELUK KUANTAN – Hitungan hari menuju pembukaan Festival Pacu Jalur Event Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mulai mengencangkan persiapan pengamanan. Selasa (4/8/2026) pagi, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H. Muklisin yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Drs. Muradi, M.Si., memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026 sekaligus mengukuhkan tim kerja baru di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuansing.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Satpol PP Kuansing itu menjadi penanda kesiapan pemerintah daerah dalam mengawal perhelatan budaya terbesar di Riau yang akan digelar pada 19–23 Agustus 2026 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.
Selain apel gelar pasukan, dilakukan pula pengukuhan Petugas Tindak Internal, Tim Intelijen, dan Tim Intelkam Satpol PP sebagai langkah memperkuat organisasi menghadapi berbagai agenda strategis daerah, terutama pengamanan Festival Pacu Jalur.
Dalam amanatnya, Muradi menegaskan bahwa apel tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk komitmen seluruh personel untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama ribuan masyarakat dan wisatawan memadati Kuansing.
"Festival Pacu Jalur adalah wajah Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional. Karena itu, setiap personel harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, profesional, serta mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat," tegas Muradi.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pacu Jalur bukan hanya menjadi tanggung jawab Satpol PP atau aparat keamanan semata, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintah dan stakeholder terkait.
"Keberhasilan Pacu Jalur adalah keberhasilan kita bersama. Mari kita tunjukkan bahwa Kuantan Singingi mampu menjadi tuan rumah yang aman, tertib, dan siap menyambut tamu dari berbagai daerah," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kuansing, Rio Kasiter, menyebut pembentukan tim khusus tersebut merupakan bagian dari strategi meningkatkan efektivitas tugas personel, baik dalam penegakan peraturan daerah maupun pengamanan event nasional.
Menurutnya, keberadaan Tim Tindak Internal, Tim Intelijen, dan Tim Intelkam akan memperkuat kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama Festival Pacu Jalur berlangsung.
"Dengan tim yang telah dikukuhkan ini, kami berharap seluruh personel dapat bekerja lebih profesional, terarah, cepat, dan responsif terhadap setiap situasi di lapangan," kata Rio.
Ia memastikan Satpol PP Kuansing akan terus bersinergi dengan TNI, Polri, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta seluruh unsur terkait untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama Festival Pacu Jalur 2026.
Dengan kesiapan personel yang terus dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Kuansing optimistis Festival Pacu Jalur tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi contoh penyelenggaraan event budaya nasional yang aman, tertib, dan sukses, sekaligus semakin mengukuhkan Pacu Jalur sebagai ikon budaya kebanggaan Indonesia.
#PACU JALUR #Event Nasional