Jelang Pacu Jalur 2026, Muklisin Sidak Tepian Narosa: Astaka dan Fasilitas Pengunjung Dikebut

Jelang Pacu Jalur 2026, Muklisin Sidak Tepian Narosa: Astaka dan Fasilitas Pengunjung Dikebut

TELUK KUANTAN – Waktu pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 semakin dekat. Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pun terus memacu pembenahan kawasan Tepian Narosa, Teluk Kuantan, yang akan menjadi pusat kemeriahan event budaya terbesar di daerah itu.

Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin turun langsung meninjau kawasan Tepian Narosa, Jumat (7/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai persiapan, terutama pembangunan Astaka Utama dan fasilitas pendukung bagi masyarakat serta wisatawan, berjalan sesuai target.

Kunjungan itu dilakukan Muklisin usai menghadiri sekaligus melepas hilir perdana Pacu Jalur Mini Ikatan Pemuda Pulau Aro (IPPA) di Tepian Ronge Biru, Desa Pulau Aro, Kecamatan Kuantan Tengah.

Begitu tiba di Tepian Narosa, Muklisin langsung melihat kondisi lapangan dan progres penataan kawasan. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan Astaka Utama yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas selama Festival Pacu Jalur Nasional 2026.

“Setelah membuka dan melepas hilir perdana Pacu Jalur Mini IPPA, kami langsung menuju Tepian Narosa untuk melihat secara langsung sejauh mana progres pembangunan, terutama Astaka Utama yang akan menjadi pusat kegiatan Festival Pacu Jalur Nasional 2026,” ujar Muklisin.

Tak hanya mengejar penyelesaian bangunan utama, Pemkab Kuansing juga mulai mempercantik sekaligus memperkuat fasilitas kenyamanan di kawasan Tepian Narosa.

Sejumlah bangku taman berbahan besi cor mulai dipasang di beberapa titik. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang istirahat bagi masyarakat dan tamu yang datang menikmati rangkaian Festival Pacu Jalur.

“Bangku taman cor besi sudah mulai terpasang di beberapa lokasi. Fasilitas ini disediakan agar masyarakat maupun tamu yang datang dapat beristirahat dengan nyaman saat menikmati suasana Festival Pacu Jalur,” katanya.

Muklisin menegaskan, persiapan festival tidak hanya menyangkut kelancaran perlombaan, tetapi juga bagaimana kawasan utama mampu memberikan pengalaman yang nyaman dan berkesan bagi setiap pengunjung.

Terlebih, Festival Pacu Jalur Nasional 2026 diprediksi kembali menyedot perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Tepian Narosa diperkirakan menjadi salah satu titik paling ramai selama perhelatan berlangsung.

Karena itu, pembenahan kawasan terus dikebut. Infrastruktur, fasilitas publik hingga aspek kenyamanan pengunjung menjadi bagian yang tidak luput dari perhatian pemerintah daerah.

“Kami optimistis Festival Pacu Jalur Nasional 2026 akan menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Persiapan harus dilakukan dengan baik agar pelaksanaannya sukses, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan,” tegas Muklisin.

Pemkab Kuansing ingin Tepian Narosa tidak sekadar menjadi arena perlombaan. Kawasan ini juga diproyeksikan menjadi wajah Kabupaten Kuansing dalam menyambut para tamu dan wisatawan yang datang menyaksikan tradisi Pacu Jalur.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, pemerintah daerah memastikan pekerjaan penataan terus bergerak. Targetnya jelas: ketika Festival Pacu Jalur Nasional 2026 resmi dimulai, Tepian Narosa sudah siap menyambut gelombang pengunjung dengan wajah yang lebih tertata, nyaman, dan representatif.

#plt. Bupati Kuansing #FJN