Hitung Mundur Pacu Jalur 2026, Pendaftaran Tembus 59 Jalur, Masih Berpotensi Bertambah

Hitung Mundur Pacu Jalur 2026, Pendaftaran Tembus 59 Jalur, Masih Berpotensi Bertambah

TELUK KUANTAN – Hitung mundur menuju Festival Pacu Jalur Nasional (FPJN) 2026 resmi dimulai. Memasuki H-15 pelaksanaan, gaung pesta budaya terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) semakin terasa. Antusiasme para peserta pun terus meningkat dengan puluhan jalur yang telah memastikan ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut.

Hingga Selasa (4/8/2026), panitia mencatat 59 jalur telah resmi mendaftarkan diri di Sekretariat Festival Pacu Jalur Nasional 2026. Jumlah itu diperkirakan masih akan terus bertambah seiring masih dibukanya masa pendaftaran.

Ketua Umum Festival Pacu Jalur Nasional 2026, Andi Cahyadi atau yang akrab disapa Aheng, melalui panitia pelaksana Indra Sukri, mengatakan tingginya angka pendaftaran menunjukkan besarnya antusiasme daerah untuk ikut meramaikan event budaya yang telah menjadi ikon nasional tersebut.

"Hingga hari ini sudah ada 59 jalur yang mendaftar. Angka ini masih sangat mungkin bertambah karena proses pendaftaran masih dibuka," ujar Indra Sukri.

Berdasarkan data panitia, peserta yang telah mendaftar berasal dari berbagai kecamatan di Kuansing dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Rinciannya yakni Cerenti 3 jalur, Inuman 4 jalur, Kuantan Hilir 1 jalur, Kuantan Hilir Seberang 3 jalur, Logas Tanah Darat 1 jalur, Pangean 5 jalur, Benai 4 jalur, Sentajo Raya 4 jalur, Kuantan Tengah 13 jalur, Gunung Toar 3 jalur, Kuantan Mudik 8 jalur, Hulu Kuantan 2 jalur, serta Inhu sebanyak 8 jalur.

Sementara itu, hingga kini panitia masih menunggu keikutsertaan jalur dari Kecamatan Pucuk Rantau maupun peserta asal Provinsi Sumatera Barat yang belum melakukan pendaftaran.

Aheng menegaskan, seluruh panitia terus bekerja maksimal agar pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 berlangsung sukses dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi peserta maupun wisatawan yang akan memadati Tepian Narosa.

"Festival Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung, tetapi agenda budaya berskala nasional yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi. Karena itu, seluruh persiapan terus kami matangkan agar pelaksanaannya berjalan aman, tertib, lancar, dan berkesan," tegasnya.

Ia optimistis jumlah peserta masih akan bertambah hingga penutupan pendaftaran. Semakin banyak jalur yang ikut berlaga, semakin sengit pula persaingan memperebutkan gelar juara di arena pacu yang menjadi simbol kejayaan tradisi masyarakat Kuantan Singingi.

Di akhir keterangannya, Aheng mengajak seluruh masyarakat menjadikan Festival Pacu Jalur 2026 sebagai pesta budaya bersama dengan menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada tamu yang datang dari berbagai daerah.

"Festival Pacu Jalur adalah wajah Kuantan Singingi di mata Indonesia. Mari kita sukseskan bersama dengan menunjukkan keramahan, menjaga ketertiban, dan memberikan kesan terbaik kepada seluruh tamu yang hadir," pungkasnya.

#Even Nasional #FJN 2026