Bantah Tuduhan Arogan dan Otoriter, Kepala SDS Cerenti Subur Tegaskan Dana BOSDa Dikelola Transparan

Bantah Tuduhan Arogan dan Otoriter, Kepala SDS Cerenti Subur Tegaskan Dana BOSDa Dikelola Transparan

KUANTAN SINGINGI – Kepala Sekolah SDS Cerenti Subur, Hariaman Sinaga, akhirnya angkat bicara menanggapi tudingan miring terkait dugaan kepemimpinan arogan dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) yang disebut tidak transparan.

Hariaman menilai pemberitaan yang beredar terkesan sepihak dan tidak melalui proses konfirmasi yang berimbang. Ia menegaskan, seluruh pengelolaan dana BOSDa di SDS Cerenti Subur dilakukan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Penggunaan dana BOSDa tidak pernah dikelola secara sepihak. Setiap perencanaan dan realisasi anggaran dibahas bersama dalam forum sekolah. Laporan administrasi disusun berkala dan telah melalui audit sesuai regulasi dinas terkait,” tegasnya.

Ia juga memastikan bendahara sekolah tetap menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagaimana mestinya. Tidak ada intervensi ataupun keputusan sepihak dalam tata kelola keuangan sekolah.

Terkait label “arogan” dan “diktator” yang dialamatkan kepadanya, Hariaman menilai hal tersebut sebagai persepsi yang keliru. Menurutnya, ketegasan dalam menerapkan disiplin dan standar kerja tidak bisa disamakan dengan sikap otoriter.

“Sekolah ini berada di bawah naungan perusahaan. Standarisasi kinerja dan disiplin adalah keharusan untuk menjaga kualitas pendidikan. Ketegasan bukan berarti arogansi,” ujarnya.

Ia juga membantah adanya ancaman pemberhentian sepihak terhadap tenaga pendidik atau karyawan yang diperbantukan dari PT. Agrinas Palma Nusantara (eks PT. DPN). Seluruh kebijakan ketenagakerjaan, katanya, mengacu pada Peraturan Perusahaan (PP) dan kode etik yang berlaku.

“Tidak ada keputusan yang didasari sentimen pribadi. Semua mengacu pada aturan yang telah ditetapkan perusahaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak sekolah menyatakan tetap terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun. Namun, ia menyayangkan jika dinamika internal yang seharusnya bisa diselesaikan secara profesional justru digiring menjadi opini negatif di ruang publik.

SDS Cerenti Subur menegaskan fokus utama institusi adalah memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi siswa, baik anak-anak karyawan perusahaan maupun masyarakat sekitar. Pihak sekolah juga tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum apabila terdapat tudingan yang dinilai sebagai fitnah dan merugikan nama baik lembaga secara berkelanjutan.

“Kami ingin semua pihak kembali fokus pada tugas utama mendidik dan menjaga kondusivitas lingkungan sekolah. Jangan sampai isu yang tidak berdasar mengganggu proses belajar mengajar,” pungkas Hariaman.

#kepsek cerenti subur #sds cerenti subur