SINGINGI HILIR – Momentum buka puasa bersama di Pondok Pesantren Miftahul Khairiyah, Desa Koto Baru, Selasa (24/02/2026), dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, yayasan sosial, dan pelaku ekonomi lokal.
Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain, yang hadir mewakili Suhardiman Amby, tidak hanya menghadiri agenda silaturahmi Ramadan, tetapi juga membawa pesan penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Yayasan Mutiara Inshani Indonesia serta unsur pemerintah daerah dan Forkopimcam.
Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa pondok pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Selain mencetak generasi berakhlak dan disiplin, pesantren juga dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi lingkungan sekitar.
Ia mendorong agar program-program yayasan, termasuk kegiatan sosial dan MBG, melibatkan petani, peternak, serta pelaku UMKM lokal sebagai penyedia kebutuhan pangan dan logistik. Menurutnya, langkah tersebut akan menciptakan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi desa.

“Setiap kegiatan sosial dan pendidikan harus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Inilah bentuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sekda juga mengajak seluruh elemen masyarakat Singingi Hilir untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal memperkuat kolaborasi dan solidaritas sosial. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen mendukung program yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan spiritual, tetapi juga pada kemandirian ekonomi.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri staf ahli, kepala OPD terkait, unsur TNI–Polri, serta Camat Singingi Hilir, Andi Syamsul.
#Sekda Kuansing #Safari Ramadhan