Jelang Ramadhan, Pesantren dan Adat Kuansing Satukan Umat Lewat Tabligh Akbar

Jelang Ramadhan, Pesantren dan Adat Kuansing Satukan Umat Lewat Tabligh Akbar

INUMAN – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, sinergi antara lembaga keagamaan dan adat kembali ditunjukkan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Pondok Pesantren Imam Saleh bersama Limbago Adat Nagori (LAN) Kuansing berinisiatif menggelar Tabligh Akbar sebagai upaya memperkuat nilai keislaman sekaligus mempererat persatuan umat.

Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda keagamaan, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi lintas lapisan masyarakat. Kehadiran Buya Drs. H. Ristawardi Dt. Marajo, penceramah kondang asal Sumatera Barat, diharapkan mampu memberikan pencerahan dan motivasi spiritual bagi umat Islam dalam menyambut Ramadhan.

Pengasuh Pondok Pesantren Imam Saleh, Dr. H. Suhardiman Amby, menilai momentum menjelang Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, baik secara spiritual maupun sosial.

“Ramadhan bukan hanya tentang ibadah individual, tetapi juga tentang memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial. Melalui Tabligh Akbar ini, kita ingin mengajak masyarakat mempersiapkan diri secara utuh,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Tabligh Akbar dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Januari 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Pondok Pesantren Imam Saleh atau Balai Datuk Panglimo Dalam, Desa Pulau Panjang Hulu, Kecamatan Inuman.

Panitia pelaksana membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kaum Muslimin dan Muslimat untuk hadir dan mengikuti kegiatan tersebut. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan rohani sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara ulama, umara, dan masyarakat.

Dengan kolaborasi pesantren dan lembaga adat, Tabligh Akbar ini menjadi simbol kuatnya peran nilai religius dan kearifan lokal dalam membangun kehidupan masyarakat Kuansing yang religius dan berbudaya.

#Bupati Kuansing #Bupati Suhardiman Amby #Tabligh Akbar