CERENTI – Penantian panjang penuh harap itu akhirnya berujung duka. Setelah lima hari pencarian tanpa henti, bocah berusia 4 tahun yang hilang di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (8/4/2026).
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 11.10 WIB di wilayah Desa Teluk Pauh. Kabar ini langsung disampaikan Camat Cerenti, Erialis, S.Sos, dengan nada haru.
“Assalamualaikum, izin melaporkan kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda. Alhamdulillah jenazah telah ditemukan di wilayah Desa Teluk Pauh,” ujarnya singkat.
Namun di balik kata “alhamdulillah”, terselip luka mendalam. Harapan keluarga yang selama lima hari menggantung, harus runtuh dalam sekejap.
Pencarian sebelumnya dilakukan secara besar-besaran. Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol PP, TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga masyarakat berjibaku menyisir aliran Sungai Kuantan dan area sekitar lokasi hilangnya korban. Siang dan malam, mereka bertaruh waktu dengan harapan satu: menemukan korban dalam keadaan selamat.
Sekretaris BPBD Kuantan Singingi, Marel, yang berada di lokasi, memastikan korban ditemukan oleh tim gabungan setelah upaya penyisiran intensif.
“Sejak hari pertama, pencarian dilakukan menyeluruh, terutama di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang dicurigai,” jelasnya.

Kini, operasi pencarian resmi dihentikan. Namun duka yang ditinggalkan jelas belum berakhir.
Peristiwa ini kembali menjadi tamparan keras bagi semua pihak. Lingkungan perairan yang tampak tenang, nyatanya menyimpan ancaman serius, terutama bagi anak-anak.
Pihak berwenang pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan, agar tragedi serupa tak kembali terulang.
Di balik derasnya arus Sungai Kuantan, tersimpan kisah pilu—tentang harapan yang hilang, dan seorang bocah kecil yang tak lagi pulang.
#Bocah hilang ditemukan #Rayendra ditemukan