Teluk Kuantan, Rabu (25/3/2026) — Di tengah sorotan kondisi keuangan daerah yang disebut “mengkhawatirkan”, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, mengambil langkah tegas. Ia menggelar apel sore mendadak untuk menguji kekuatan pasukan sekaligus menakar kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.
Apel yang semula dijadwalkan pagi hari itu mendadak digeser ke sore, sebuah sinyal kuat bahwa disiplin pegawai kini benar-benar diuji. Hadir dalam barisan tersebut Wakil Bupati H. Muklisin, Sekretaris Daerah Zulkarnaen, serta seluruh kepala OPD dan camat se-Kuansing.
Di hadapan peserta apel, Suhardiman tak menutup-nutupi kondisi fiskal daerah. Ia menyebut keuangan daerah tengah berada dalam tekanan. Namun, di tengah situasi tersebut, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga kesejahteraan pegawai.

Salah satunya dengan memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Tunjangan Hari Raya (THR) tetap disalurkan sebelum Idulfitri.
“Komitmen ini harus dibalas dengan kinerja nyata. Tidak bisa lagi ada pegawai yang bekerja asal-asalan,” tegas Suhardiman dengan nada serius.
Ia menekankan, produktivitas dan pelayanan publik menjadi harga mati. ASN dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga mampu bekerja cepat, adaptif, dan berintegritas dalam melayani masyarakat.
Lebih jauh, Suhardiman menggarisbawahi pentingnya moralitas dan etos kerja di tengah tantangan yang ada. Menurutnya, birokrasi yang kuat hanya bisa dibangun oleh aparatur yang disiplin dan berkarakter.

Tak berhenti pada imbauan, Bupati juga memastikan sanksi tegas akan diberlakukan tanpa pandang bulu. ASN, PPPK hingga PJLP yang tidak disiplin dipastikan akan berhadapan dengan konsekuensi.
“Ini bukan sekadar apel. Ini peringatan. Kita ingin Kuansing dibangun oleh orang-orang yang serius bekerja,” ujarnya.
Apel sore ini menjadi pesan jelas: di tengah tekanan keuangan, Pemkab Kuansing tak memberi ruang bagi pegawai yang abai. Disiplin kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
#Bupati Kuansing #suhardiman Amby #datuk. panglimo dalam #Apel Sore #Disiplin Pegawai