Pekanbaru – Suasana hangat Idulfitri 1447 Hijriah tak sekadar menjadi ajang saling bermaafan, tetapi juga melahirkan percakapan penting tentang masa depan daerah. Di tengah nuansa Lebaran itu, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, melangkahkan kaki menuju kediaman salah satu tokoh Riau, Syahlan, Sabtu (21/3/2026) di Pekanbaru.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Di balik jabat tangan hangat dan senyum Lebaran, terselip dialog penuh makna tentang arah pembangunan Kuantan Singingi ke depan.
Dikenal sebagai tokoh asal Desa Sawah, Kuantan Tengah, sekaligus Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Dr. Syahlan menyambut kedatangan rombongan Bupati dengan penuh keakraban. Pertemuan itu pun mengalir menjadi diskusi yang sarat gagasan dan refleksi.
Dalam suasana santai namun berbobot, Suhardiman mengaku banyak menyerap pandangan dan masukan strategis. Salah satu isu yang mengemuka adalah pentingnya penataan Kota Teluk Kuantan agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Banyak hal yang kami diskusikan, terutama bagaimana menyiapkan Teluk Kuantan menjadi kota yang lebih tertata dan siap menghadapi masa depan,” ungkap Suhardiman.
Sementara itu, Syahlan melihat langkah sang bupati sebagai cerminan kepemimpinan yang terbuka. Ia menilai, keberanian menjalin komunikasi lintas kalangan adalah kunci dalam mencari solusi terbaik bagi daerah.
“Pemimpin tidak boleh berjalan sendiri. Harus mau mendengar, membuka ruang dialog, agar setiap persoalan bisa dilihat dari berbagai sudut,” tegasnya.
Di balik pertemuan yang dibalut nuansa Lebaran itu, tersirat harapan besar: bahwa silaturahmi bukan hanya menjaga hubungan, tetapi juga menjadi jembatan lahirnya ide-ide segar demi kemajuan Kuantan Singingi.
Kunjungan tersebut turut didampingi sejumlah kepala OPD, menandakan bahwa langkah kecil di hari raya itu bisa menjadi awal dari gerak besar pembangunan di masa mendatang.
#Bupati Kuansing #suhardiman Amby #datuk. panglimo dalam #Tokoh Riau