PUCUK RANTAU – Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Jembatan gantung sepanjang 83 meter tersebut menjadi penghubung vital aktivitas warga, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan sosial.
Harapan itu semakin menguat setelah Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., melakukan asistensi dan pemeriksaan langsung terhadap pembangunan jembatan tersebut, Rabu (11/2/2026).

Kunjungan Waka Polda Riau yang tiba menggunakan helikopter di Helipad Lapangan Bola Desa Muara Tiu Makmur disambut langsung oleh Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, MM, Forkopimda Kuansing, jajaran Polda Riau, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam peninjauan tersebut, Brigjen Pol. Hengki Haryadi menegaskan bahwa Jembatan Merah Putih Presisi dibangun untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terpencil dan terisolasi.

“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi akses kehidupan. Dengan jembatan ini, anak-anak bisa bersekolah dengan aman, aktivitas ekonomi warga menjadi lancar, dan konektivitas antar desa semakin terbuka,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan atas perintah langsung Presiden Republik Indonesia, dengan melibatkan sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Bupati Kuansing Dr. H. Suhardiman Amby, MM menilai keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi sangat penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Pucuk Rantau, khususnya desa-desa yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
“Jembatan ini sangat membantu masyarakat. Pemerintah daerah siap mendukung dan bersinergi agar pembangunan seperti ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” tegas Bupati.

Dari sisi masyarakat, apresiasi pun disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat Pucuk Rantau, Adnan Saleh. Ia menyebut jembatan tersebut sebagai solusi nyata atas keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga.
“Bagi kami, jembatan ini sangat berarti. Akses warga menjadi lebih mudah dan aman. Kami berharap perhatian seperti ini terus berlanjut, termasuk dukungan dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Pucuk Rantau diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran negara hingga ke pelosok Kabupaten Kuantan Singingi.
#Bupati Kuansing #suhardiman Amby #Jembatan Presisi #Isolasi #Pucuk Rantau