TELUK KUANTAN — Keluhan masyarakat tak sekadar menjadi catatan. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) membuktikan respons nyata dengan turun langsung menata kabel jaringan internet yang semrawut dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Langkah cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga Teluk Kuantan. Hendra dan Ipas menilai tindakan Diskominfoss Kuansing sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kenyamanan, keselamatan, sekaligus keindahan wajah perkotaan.
Penataan kabel dilakukan pada Kamis (15/10/2026), dengan menyasar kawasan Astaka Taman Jalur dan sejumlah titik lainnya di Kota Teluk Kuantan.
Hendra mengaku senang melihat keluhan warga langsung direspons melalui tindakan nyata di lapangan. Menurutnya, kabel yang sebelumnya terlihat tidak beraturan perlu segera ditata agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun membahayakan pengendara yang melintas.
“Terima kasih kepada Diskominfoss Kuansing yang langsung menindaklanjuti keluhan masyarakat. Bagus itu, sekarang jadi rapi dan lebih aman. Mantap Dinas Kominfoss!” ujar Hendra.
Apresiasi serupa disampaikan Ipas. Ia menyambut positif langkah pemerintah daerah yang dinilai tidak hanya mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga bergerak melakukan pembenahan.
Bagi warga, penataan kabel bukan semata-mata urusan kerapian. Lebih dari itu, kondisi kabel yang menjuntai dan tidak tertata berpotensi mengganggu keselamatan serta merusak pemandangan di kawasan perkotaan.

Libatkan ISP, Dishub Turut Mendukung
Penataan jaringan tersebut dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfoss Kuansing, Hevi Heri Antoni, S.Sos., M.Si., bersama tim informatika dan sejumlah penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP).
Sejumlah ISP yang terlibat yakni HydraNet, Pacu Net, Mayatama, IndiHome, SkyNet, dan Icon Net. Dinas Perhubungan Kuansing juga turut mendukung kegiatan tersebut dengan memfasilitasi mobil crane untuk membantu proses penataan kabel di ketinggian.
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam membenahi jaringan kabel yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Sebab, penataan kabel yang digunakan sejumlah penyedia layanan membutuhkan koordinasi agar pembenahan dapat dilakukan secara terarah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Warga Berharap Penataan Berlanjut
Respons cepat Diskominfoss Kuansing tersebut menjadi contoh bahwa aduan masyarakat dapat menjadi pintu masuk bagi perbaikan fasilitas publik. Aspirasi warga yang ditindaklanjuti secara konkret tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga membangun kepercayaan terhadap pelayanan pemerintah.
Hendra dan Ipas berharap kegiatan serupa tidak berhenti di kawasan Astaka Taman Jalur. Mereka menginginkan penataan dilakukan secara berkelanjutan, terutama di ruas jalan dan sudut kota lainnya yang masih dipenuhi kabel tidak beraturan.
Harapan tersebut menjadi pekerjaan bersama, bukan hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga seluruh penyedia layanan jaringan yang memanfaatkan infrastruktur di wilayah Teluk Kuantan.
Kota yang nyaman tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik. Kerapian jaringan kabel, keamanan pengguna jalan, dan kepedulian terhadap keluhan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang tertib.
Ketika keluhan warga dijawab dengan aksi nyata, perubahan pun bisa langsung dirasakan. Kini, masyarakat berharap gerak cepat tersebut menjadi awal dari penataan kabel yang lebih menyeluruh demi Teluk Kuantan yang semakin rapi, aman, dan nyaman.
#Kominfo Kuansing #Kabel Semrawut #Penertiban