Hulu Kuantan – Banjir besar menerjang Desa Tanjung Medang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kamis (19/3/2026). Sedikitnya 40 rumah warga terendam hingga nyaris dua meter, memutus akses jalan dan melumpuhkan aktivitas. Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, langsung bereaksi cepat.
Luapan Sungai Batang Ulo tak terbendung. Air bah yang datang sejak pagi merendam puluhan rumah warga dan menutup akses jalan sepanjang sekitar 400 meter. Warga pun sempat terisolasi di tengah genangan yang terus meninggi.
Camat Hulu Kuantan, Azizman, mengungkapkan bahwa kondisi sempat cukup mengkhawatirkan. Air bahkan hampir menyentuh atap rumah warga di beberapa titik.
“Rumah warga terendam hingga hampir dua meter, dan akses jalan tidak bisa dilalui,” ujarnya.
Situasi darurat ini langsung direspons cepat oleh Bupati Kuantan Singingi. Tanpa menunggu lama, ia menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial untuk segera turun tangan.
“Saya sudah minta BPBD dan Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” tegas Bupati usai kegiatan di Teluk Kuantan, Kamis malam.

Tak sekadar instruksi, tim BPBD langsung bergerak ke lokasi membawa berbagai bantuan darurat. Mulai dari terpal, selimut, hingga sembako disalurkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah kondisi sulit.
Di tengah kepanikan yang sempat terjadi, kabar baik mulai muncul. Air perlahan berangsur surut, memberi ruang bagi warga untuk kembali beraktivitas meski masih terbatas.
Namun, ancaman belum sepenuhnya hilang. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi potensi banjir susulan, sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan kerentanan wilayah terhadap bencana banjir, sekaligus menguji kesiapsiagaan semua pihak dalam merespons situasi darurat.
#Bupati Kuansing #suhardiman Amby #bencana banjir #datuk. panglimo dalam #Bantuan Banjir