Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi tak sekadar menggelar buka puasa bersama. Di momen itu, ia “menyatukan barisan” insan pers se-Kuansing, menegaskan satu hal: media adalah kekuatan strategis—bukan hanya penyampai informasi, tapi penentu arah pembangunan daerah.
Silaturahmi dan buka bersama insan pers se-Kabupaten Kuansing berubah menjadi forum penuh pesan kuat. Di hadapan para jurnalis, Bupati menegaskan bahwa peran media sangat vital dalam pembangunan daerah, terutama dalam membangun opini publik, menyebarluaskan informasi, hingga mengawal jalannya program pemerintah.
“Media bukan sekadar pelengkap. Media adalah mitra utama dalam pembangunan,” tegasnya.
Menurutnya, tanpa dukungan media, berbagai program yang dijalankan pemerintah tidak akan tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat. Bahkan lebih jauh, media dinilai memiliki kekuatan besar dalam membentuk citra dan daya saing daerah.
Karena itu, Bupati mengajak seluruh insan pers di Kuansing untuk terus memperkuat sinergi, tidak berjalan sendiri-sendiri, serta aktif mengangkat berbagai potensi daerah.
Sorotan utama juga diarahkan pada Tradisi Pacu Jalur, yang disebut sebagai aset budaya besar yang harus didorong lebih jauh.

“Pacu Jalur ini bukan hanya kebanggaan lokal. Ini kekuatan budaya yang bisa kita bawa ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya penuh penekanan.
Ia menilai, di era digital saat ini, media menjadi ujung tombak promosi daerah. Dengan pemberitaan yang masif, kreatif, dan konsisten, Kuansing diyakini mampu dikenal lebih luas, bahkan hingga ke mancanegara.
“Lewat media, kita bisa mengenalkan Kuansing ke dunia luar. Ini bukan sekadar harapan, tapi target yang harus kita wujudkan bersama,” tutupnya.
#Bupati Kuansing #suhardiman Amby #datuk. panglimo dalam #Insan Pers