MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026 Jadi Taruhan Marwah Daerah, Suhardiman Minta Semua Bergerak Maksimal

MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026 Jadi Taruhan Marwah Daerah, Suhardiman Minta Semua Bergerak Maksimal

Teluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby menegaskan pelaksanaan MTQ Riau dan Festival Pacu Jalur Tahun 2026 bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum besar yang membawa nama dan marwah daerah di mata publik.

Penegasan itu disampaikan Suhardiman saat membuka rapat pembentukan panitia Festival Pacu Jalur 2026 di Teluk Kuantan. Di hadapan peserta rapat, Bupati meminta seluruh unsur terkait bergerak cepat dan bekerja maksimal agar dua event akbar tersebut berjalan sukses dan berkesan.

Menurutnya, MTQ Riau dan Pacu Jalur dipastikan akan memicu lonjakan kunjungan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Riau bahkan luar daerah. Karena itu, seluruh kebutuhan pendukung harus dipersiapkan secara detail sejak dini.

“Ini event besar yang akan menyedot perhatian publik. Semua harus dipersiapkan maksimal, mulai dari fasilitas, pengaturan lalu lintas, pelayanan tamu hingga kenyamanan masyarakat,” tegas Suhardiman.

Bupati juga menyoroti sejumlah kebutuhan strategis yang dinilai rawan menjadi kendala saat pelaksanaan kegiatan, salah satunya ketersediaan bahan bakar minyak di SPBU. Ia meminta instansi terkait memastikan stok BBM tetap aman di tengah meningkatnya mobilitas pengunjung selama event berlangsung.

Tak hanya itu, Dinas Perhubungan diminta menyusun rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan di pusat kota dan area arena pacu. Sementara panitia diminta segera memetakan lokasi penginapan bagi pejabat negara, tamu VIP, serta undangan dari berbagai daerah.

Di sisi lain, aspek kebersihan Sungai Kuantan juga menjadi perhatian serius. Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana menegaskan kesiapan daerah menjadi tuan rumah MTQ Riau dan Pacu Jalur 2026 turut diukur dari kondisi sungai yang menjadi ikon utama daerah.

Menurut Kapolres, pihak kepolisian bersama instansi terkait akan melakukan penyisiran terhadap aktivitas rakit penambang emas ilegal yang selama ini menyebabkan air sungai keruh dan mengganggu keindahan kawasan event.

“Kebersihan Sungai Kuantan menjadi tanggung jawab bersama. Aktivitas PETI yang membuat air keruh akan menjadi fokus penanganan menjelang event,” ujarnya.

Ia juga menyebut koordinasi lintas wilayah akan dilakukan bersama Kapolda Sumatera Barat dan jajaran Kapolres di daerah sepanjang aliran Sungai Kuantan yang berada di wilayah Sumbar, guna memastikan kondisi sungai tetap bersih, aman dan nyaman selama agenda berlangsung.

Dalam rapat tersebut, turut ditetapkan susunan kepanitiaan Festival Pacu Jalur Tahun 2026 dengan menunjuk Andi Cahyadi sebagai Ketua Umum dan Ahmad Herry sebagai Sekretaris Umum.

Rapat turut dihadiri Ketua DPRD Kuantan Singingi, unsur Forkopimda, Pengadilan Agama Kuantan Singingi, Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Koramil 0302 serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi.

#Kuansing #PACU JALUR #MTQ Provinsi