Dumai — Malam silaturahmi Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKSi) Kota Dumai, Sabtu (23/05/2026), berubah menjadi panggung kebersamaan masyarakat rantau Kuansing.
Di hadapan ratusan warga yang memadati acara, Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby tak hanya bicara soal pembangunan, tetapi juga mengobarkan semangat persaudaraan dan kekompakan masyarakat Kuansing di Kota Dumai.
Kehadiran Suhardiman bersama jajaran disambut hangat warga perantauan. Momentum itu menjadi penguat hubungan emosional antara kampung halaman dengan masyarakat Kuansing yang kini menetap di kota industri tersebut.
Wali Kota Dumai, Paisal, dalam sambutannya bahkan memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Suhardiman Amby yang dinilainya mampu membawa perubahan bagi Kuantan Singingi sekaligus tetap memberi perhatian kepada masyarakat di rantau.
Menurut Paisal, perhatian terhadap warga Kuansing di luar daerah menjadi bukti bahwa kepemimpinan tidak hanya soal membangun fisik, tetapi juga menjaga ikatan sosial dan kekeluargaan.
Dalam kesempatan itu, Paisal turut menyinggung rencana pembangunan Rumah Godang yang nantinya akan dijadikan sekretariat IKKSi sekaligus rumah singgah warga Kuansing di Dumai.
“Pembangunan Rumah Godang sabar dulu. InsyaAllah tahun 2028, apabila transfer daerah sudah lebih baik, maka akan direalisasikan,” ujar Paisal.
Sementara itu, Suhardiman Amby tampil dengan gaya khasnya yang penuh semangat. Ia bahkan meminta sejumlah kepala OPD Kuansing yang ikut hadir agar belajar dari pesatnya pembangunan Kota Dumai.

“Saya minta beberapa kepala OPD yang hadir malam ini belajar dari Kota Dumai yang pembangunannya begitu pesat. Bahkan di tengah badai efisiensi, Kota Dumai mampu memperoleh pinjaman dana dari pemerintah pusat senilai Rp300 miliar sebagaimana dijelaskan Pak Wali Kota H. Paisal,” tegas Suhardiman.
Tak hanya itu, Suhardiman juga mengajak seluruh warga Kuansing di Dumai agar ikut menjadi bagian dari pembangunan daerah tempat mereka tinggal saat ini.
“Ayo kita sama-sama belajar dari Kota Dumai. Saya juga meminta seluruh warga Kuansing di Dumai mendukung penuh program Pak Wali Kota demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Suasana semakin hidup ketika Suhardiman mulai mempromosikan dua agenda besar Kuansing yang akan datang, yakni MTQ Riau dan Festival Pacu Jalur.
Dengan logat khas Melayu Kuansing, ia melontarkan kalimat yang langsung disambut tepuk tangan meriah warga.
“Siang kito bapacu, malam kito mangaji,” ucapnya.
Bagi Suhardiman, silaturahmi tersebut bukan sekadar temu ramah biasa. Ia menyebut, pertemuan itu menjadi ruang untuk memperkuat kembali tali persaudaraan masyarakat Kuansing yang tersebar di berbagai daerah.
“Merajut yang terputus, menyambung kembali yang renggang, dan mencari kembali yang hilang. Ini bukan sekadar berkumpul, tetapi memperkuat ikatan persaudaraan masyarakat Kuansing yang kini menjadi bagian dari warga Kota Dumai,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua IKKSi Kota Dumai, Raja Dona Fitri Ilahi didampingi Ketua Panitia Armis Abubakar berharap pembangunan Rumah Godang dapat segera terwujud sebagai simbol kebersamaan masyarakat Kuansing di tanah rantau.
Saat ini, warga Kuansing yang menetap di Kota Dumai tercatat mencapai sekitar 750 kepala keluarga, menjadikan IKKSi salah satu paguyuban masyarakat rantau yang cukup besar di Kota Dumai.
#Bupati Kuansing #Walikota Dumai #IKKS Dumai