Pekanbaru — Dukungan kuat terhadap kepemimpinan Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, MM di tubuh Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Riau terus mengalir. Kali ini datang langsung dari DANREM 031/WIRABIMA, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos, M.Si, M.Han yang menaruh keyakinan besar terhadap kemampuan Suhardiman dalam membesarkan organisasi anak cucu veteran tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Brigjen TNI Agustatius Sitepu saat menutup Musyawarah Daerah (Musda) PPM Provinsi Riau di Ball Room Grand Zuri Pekanbaru, Minggu (17/5/2026) malam.
Di hadapan peserta Musda, Danrem menegaskan bahwa sosok Suhardiman bukan hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga memahami nilai perjuangan karena lahir dari keluarga pejuang bangsa.
“Terpilihnya Bapak Dr. H. Suhardiman Amby merupakan energi baru bagi PPM Riau. Saya yakin beliau mampu membawa organisasi ini semakin maju, solid, dan besar. Beliau punya pengalaman, jaringan, serta semangat pengabdian yang kuat,” ujar Brigjen TNI Agustatius Sitepu.
Menurutnya, PPM membutuhkan figur pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kader, membangun kekompakan, sekaligus menjaga marwah perjuangan para veteran di tengah perkembangan zaman.
Danrem juga menilai pengalaman Suhardiman memimpin Kabupaten Kuantan Singingi menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah-daerah di Riau.
“Beliau punya kemampuan merangkul semua kalangan, membangun solidaritas, dan menghidupkan organisasi. Itu yang dibutuhkan PPM hari ini,” tegasnya.
Dukungan serupa juga datang dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Riau yang diwakili Kolonel (Purn) TNI ET Sembiring. Ia berharap kepemimpinan Suhardiman mampu menjaga semangat patriotisme dan menjadikan PPM sebagai wadah pemersatu generasi penerus perjuangan bangsa.
“Kami berharap PPM Riau di bawah kepemimpinan Bapak Suhardiman semakin kompak, solid, dan tetap menjaga nilai perjuangan para veteran,” ujarnya.
Sementara itu, Suhardiman Amby menegaskan komitmennya untuk menjadikan PPM sebagai rumah besar yang terbuka bagi seluruh kader tanpa sekat dan perbedaan.
“PPM ini milik kita bersama. Tidak boleh ada perpecahan. Saya ingin seluruh kader bersatu, saling menguatkan, dan bersama-sama membesarkan organisasi ini demi menjaga kehormatan para pejuang,” tegas Suhardiman.
Ia juga menekankan bahwa PPM harus hadir bukan hanya sebagai organisasi seremonial, tetapi menjadi kekuatan sosial yang aktif menjaga nilai kebangsaan, nasionalisme, serta menghormati jasa para veteran.
Musda PPM Provinsi Riau sendiri resmi ditutup oleh Gubernur Riau yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Dr. H. Bobi Rachmat, STr, MSi.
#Suhardiman #Datuk Bandaro Kuning #PPM Riau