Pemkab Kuansing Lepas 186 Jemaah Haji 1447 H, Wabup Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Pemkab Kuansing Lepas 186 Jemaah Haji 1447 H, Wabup Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Teluk Kuantan – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Masjid Agung Ar Raudhah Teluk Kuantan, saat Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) secara resmi melepas keberangkatan 186 jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (28/4/2026).

Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kuansing, didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, unsur Forkopimda, serta sejumlah tokoh agama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan. Momentum sakral itu menjadi penanda dimulainya perjalanan spiritual para tamu Allah dari negeri berjuluk Kota Pacu Jalur.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur sekaligus kebahagiaan atas kesempatan yang diraih para jemaah untuk menunaikan rukun Islam kelima.

“Ibadah haji adalah perjalanan suci yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Jaga kesehatan, pola makan, dan istirahat yang cukup. Jangan memaksakan diri, tetap disiplin, patuhi arahan petugas, serta jaga kekompakan dan saling membantu antar sesama jemaah,” tegasnya.

Tak hanya itu, Wabup juga mengingatkan seluruh jemaah agar meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar dan penuh keberkahan.

“Semoga seluruh jemaah berangkat dalam keadaan sehat, menjalankan ibadah dengan sempurna, dan pulang ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuantan Singingi, H. Armadis, S.Ag., M.Pd, menjelaskan bahwa musim haji tahun ini menjadi momentum awal pelaksanaan oleh Kementerian Haji dan Umrah, yang masih berkolaborasi dengan Kementerian Agama, khususnya dalam pelaksanaan manasik dan teknis pemberangkatan.

“Tahun ini Kuansing memberangkatkan sebanyak 186 jemaah haji dan 1 orang petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Terdiri dari 84 laki-laki dan 102 perempuan,” jelas Armadis.

Ia juga memaparkan, jemaah termuda atas nama Keyla Noprianti yang baru berusia 18 tahun, sementara jemaah tertua adalah Tohar, berusia 85 tahun.

Para jemaah dijadwalkan berangkat pada Rabu, 29 April 2026, melalui dua penerbangan menuju Batam, sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah.

Untuk kepulangan, para jemaah dijadwalkan bertolak dari Arab Saudi pada 9 Juni 2026 pukul 11.25 WAS, tiba di Batam pada 10 Juni 2026 pukul 00.50 WIB, dan diperkirakan tiba kembali di Kuansing pada sore hari atau ba’da Ashar.

Di sela prosesi pelepasan, salah seorang jemaah haji, Dr. Agusmandar, S.Sos., M.Si, bersama Irwan, S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing atas perhatian dan dukungan penuh yang diberikan, khususnya dalam penyediaan fasilitas dan akomodasi lokal menuju Batam.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan pemerintah daerah. Semoga keberkahan untuk Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh agenda pemerintahan ke depan diberi kelancaran,” ucap Agusmandar.

Tangis haru keluarga pecah saat para jemaah mulai bersalaman dan berpamitan. Doa-doa pun mengalir, mengiringi langkah para tamu Allah menuju Tanah Suci.

Dengan penuh harap, masyarakat Kuansing mendoakan seluruh jemaah senantiasa diberi kesehatan, keselamatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke kampung halaman membawa predikat haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh.

#Kuansing #Wabup Kuansing #186 Jemaah Haji